#KuisLovefool

Reblogged from Welkom in Mijn Huis:

Click to visit the original post
  • Click to visit the original post

Setelah kemarin kuis #PersembahanCintaMedpress dari @Medpressfiksi selesai, sekarang giliran gue dan R. Kurnadi yang bikin kuis.

Syaratnya gampang aja, ikuti poin-poin berikut ini :)

1. Nggak wajib follow gue atau @misterkur, tapi wajib follow @Medpressfiksi. Kenapa? Karena banyak ilmu dan info yang bisa lo dapetin di sana :D

2. Twitpic buku favorit kalian, dan sertakan alasan singkat kenapa kalian suka buku itu.

Read more… 290 more words

Kuis berhadiahhh :)

Puisi : Jatuh Cinta


Denting-denting riuh nada hati bicara

Pernah kah kau menyanyikan irama yang mengusik perhatian?

Sebentar-sebentar dia melemahkan

Kemudian dengan lantangnya dia semangat

Kamu dan nada itu menyatu

Membuat perasaanku menari-nari

Mempertontonkan guratan kisah kasih

Kenyataan indah itu sungguh ada

Cinta

Sinaga


Menurut versi Toba, Sinaga adalah satu di antara marga-marga tertua di dalam kumpulan Marga Suku Batak. Dalam cerita masyarakat Batak, Raja Batak memiliki anak yang bernama Guru Tetea Bulan yang menikahi Putri Khayangan dan melahirkan dua anak yaitu Nai Lontungan dan Sumba.

Nai Lontungan kemudian memiliki 5 putra yaitu Raja Uti, Saribu Raja, Limbong Mulana, Sagala Raja, Silau Raja, dan 1 putri yaitu Boru Pareme. Saribu Raja menikahi Boru Pareme dan memiliki keturunan yang diberi nama Si Raja Lontung.

Si Raja Lontung menikahi Ibu Kandungnya tadi dan memiliki 4 anak, yaitu: Sinaga, SitumorangPandiangan dan Nainggolan. Si Raja Lontung kemudian merantau ke Tepian Danau Toba dan menikah dengan Boru Limbong dan memiliki anak 3 anak (Simatupang,Aritonang dan Siregar) dan 2 orang putri yang masing-masing menikah dengan marga Sihombing dan Simamora.

Anak Si Raja Lontung yang pertama yaitu Sinaga memiliki Tiga Putra yaitu:

  1. Raja Bonor (Sinaga Bonor)
  2. Raja Ompu Ratus (Sinaga Ratus)
  3. Raja Hasagian (Sinaga Uruk)

Ketiga anaknya ini kemudian masing-masing memiliki Tiga Putra (menurut urutan kelahiran) yaitu :

  1. Raja Bonor (Sinaga Bonor): 1. Raja Pande; 2. Raja Tiang Ditonga; 3. Raja Suhut Nihuta
  2. Raja Ompu Ratus (Sinaga Ratus) : 1. Raja Ratus Magodang; 2. Raja Sitinggi; 3. Raja Siongko
  3. Raja Hasagian (Sinaga Uruk) : 1. Raja Guru Hatahutan; 2. Raja Barita Raja; 3. Raja Datu Hurung

Berdasarkan silsilah diataslah maka di Marga Sinaga terdapat sebuah Istilah yaitu Si Sia Ama, Si Tolu Ompu yang berarti “memiliki Sembilan Bapak dan Tiga Ompu(kakek).”

Dalam perkembangannya Keturunan Sinaga merantau ke seluruh wilayah Tanah Batak, hal tersebut mengakibatkan terciptanya marga-marga baru (sub Marga) Sinaga, namun marga-marga baru tersebut tetap meyakini bahwa leluhur mereka adalah Sinaga. Adapun Marga-Marga tersebut antara lain Parangin-angin (Karo).

—————————————————- sumber : wkipedia

Ini gue jadiin catatan untuk diri sendiri, ya setidaknya gue tahulah dikit asal usul keturunan Sinaga :)